Pages

Tampilkan postingan dengan label AC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AC. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Maret 2014

Cara Ampuh Menghilangkan Bau AC!

Salah satu ”penyakit” AC adalah bau tak sedap. Biasanya, bau tersebut keluar saat pertama kali AC dihidupkan. Nah, kalau sudah begitu, jangan dibiarkan karena bisa mengganggu kenyamanan!

Bau tidak sedap paling sering berasal dari karpet. Debu yang menempel berputar dan bercampur dengan udara di kabin. ”Artinya, sirkulasi udara di kabin sudah kotor. Pemilik mobil harus waspada,”.

Untuk mencegahnya, ada beberapa tips !
1. Hindari membuka kaca terlampau sering dan lama ketika mobil sedang berjalan. Debu jalanan yang masuk diputar oleh blower AC. Kotoran akan masuk ke sistem sirkulasi, menempel dan menimbulkan bau.

2. Bersihkan karpet mobil sesering mungkin. Untuk menghindari karpet terlalu kotor atau berdebu, sebaiknya membersihkan bagian bawah alas kaki sebelum mobil dijalankan.

3. Bersihkan evaporator AC.

4. Hindari merokok di dalam kabin karena asapnya akan menempel di semua bagian seperti plafon, jok, hingga karpet. Aroma asap rokok sangat sulit dibuang dan akan terus berputar.

5. Rawat AC minimal enam bulan sekali.

6. Kurangi menyimpan makanan atau makan di dalam kabin. Baunya akan bercampur dengan udara dikabin dan menempel ketika bersirkulasi.

7. Pada kondisi mendesak, bisa dihilangkan dengan pewangi mobil, namun tidak sampai 100 persen.

8. Kopi dikenal sebagai penetralisir bau. Jika wewangian di kabin dianggap tidak sehat, letakkan sebungkus kopi bubuk yang sudah dibuka di beberapa bagian kabin (bisa di panel pintu, atau di bagian belakang kabin). Diamkan semalam!

Selasa, 01 Oktober 2013

Pernahkah Seperti Ini, Tenaga Mesin ”Drop” Saat AC Menyala





Iklim di Indonesia yang panas membuat penggunaan AC mobil termasuk menjadi prioritas. Karena seringnya dipakai, keluhan paling sering biasanya tidak dingin, bau, atau menggangu perfoma mobil.Nah,  yang terakhir ini berhubungan dengan mesin.

Orang banyak mengeluhkan tarikan jadi berat kala AC bekerja. "Pada prinsipnya, kompresor AC memang membebani mobil. Kalau berat tarikannya masih wajar, seharusnya tidak ada masalah,"

Namun, menurutnya, yang perlu dikhawatirkan ketika kompresor AC mulai bekerja, tenaga mesin langsung drop, atau bahkan seakan-akan mesin hendak mati ketika sedang berhenti. Saat melaju di kecepatan rendah, kita ingin menginjak pedal gas lebih dalam.

Kalau gejalanya seperti di atas, cek kemungkinan-kemungkinan ini:
1. Untuk mobil belum sistem injeksi, bisa karena penyetelan rpm pada kondisi idle tidak tepat. Penyetalan berguna menyesuaikan beban dan putaran mesin. Idealnya, pada saat diam dan AC belum dihidupkan, jarum menunjukkan 800 rpm. Bila AC menyala, seharusnya jarum berada di 900-1.000 rpm. Kurang dari itu, cenderung mesin akan mati.

"Kalau untuk mobil injeksi, biasanya sudah diatur komputer. Tapi, maasih ada juga yang butuh penyetelan,"

Rabu, 04 September 2013

Ciri-Ciri Kompresor AC Mobil Bermasalah




Jika Anda merasa ada yang tidak biasa pada kinerja AC mobil, kecurigaan pertama patut ditujukan kepada kompresor AC. Gejala-gejala ringan seperti bunyi tak wajar, hembusan udara panas di rpm rendah, bisa jadi indikasi awal rusaknya kompresor.

KompasOtomotif menerima rangkuman ciri-ciri kompresor AC mobil mulai bermasalah dari milis (mailing list) Toyota Soluna Vios Club (TSVC). Informasi ini diringkas dari pengalaman anggota dan bengkel AC langganan komunitas.

Dari informasi itu, ternyata tak cuma suara yang menjadi gejala, ada beberapa ciri yang membuat Anda harus waspada dan segera mengecek kompresor AC. Yuk, kenali ciri-ciri kompresor AC yang bermasalah!

1. Bunyi
Ciri-cirinya: Pada saat tombol AC diubah ke posisi "1-2-3" (tanda AC mulai bekerja), terdengar suara agak kasar, atau bisa diartikan sebagai suara ngorok mirip gesekan. Begitu tombol digeser lagi ke posisi "OFF", suara di balik kap kembali normal. Penyebab suara kasar/ ngorok bisa karena oli kompresor kurang/ habis, piston aus, trush bearing longgar, hingga AS kurang presisi.