Pada dasarnya, mengemudi ramah lingkungan (Eco-Manner)bisa dilakukan siapa saja, tidak membedakan gender. Ada beberapa point yang perlu ditegaskan, khususnya untuk pengemudi wanita.
”Dengan me-manage diri sendiri dalam mengemudi dan meningkatkan skill berkendara terciptalah ECO-Manner. Tujuannya, hemat bahan bakar, ramah lingkungan, hemat biaya perawatan, tidak membuat stres, dan nyaman bagi penumpang,”
Contohnya, pengendara selalu ingin sampai di tempat tepat waktu. Hasil survei menyatakan, stres timbul karena pengemudi ingin cepat sampai tujuan. Misalnya, ke tempat tujuan diperkirakan 15 menit sampai, tapi jangan berangkat mepet. Karena memicu untuk bejek gas, konsumsi bahan bakar jadi tidak efisien. Jadi, harus berangkat lebih awal.
Berikut tips dari Rifat Sungkar untuk pengemudi, khususnya perempuan: