Pages

Tampilkan postingan dengan label tips untuk kendaraan bermotor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips untuk kendaraan bermotor. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Juli 2014

Begini Cara Mengerem yang Benar dan Aman

Tidak semua orang mahir mengendalikan sepeda motor. Namun yang lebih penting sebenarnya bukan soal bermanuver, tetapi justru hal-hal sederhana seperti teknik mengerem. Banyak yang asal mengerem untuk mengurangi kecepatan atau berhenti, padahal untuk mengerem secara aman ada teorinya.

Sebenarnya mengerem yang benar-benar efektif adalah menggunakan secara bersamaan antara rem depan dan belakang, bukan mengoptimalkan salah satu.


”Kita tidak bicara presentase kekuatan, misalnya rem depan dan belakang harus total jumlahnya 100 persen. Karena itu rancu. Lebih efektif untuk menghentikan atau memperlambat laju adalah menggunakan rem depan,”

Berikut detail tips dari Emerson untuk semua biker agar menguasai teknik mengerem yang benar :
1. Dilihat tipe sepeda motor,  hampir sama jika bicara pengereman. Memang, untuk sepeda motor sport akan lebih kompleks, karena sesudah mengerem harus dibarengi dengan memindah gigi ke lebih rendah (engine brake) jika ingin semakin efektif. Ini juga mirip untuk sepeda motor bebek, namun karena bobot jenis cub tidak seberat sport, engine brake dilakukan jika urgent.

2. Belajar dulu! Saat belajar naik kendaraan roda dua misalnya sepeda, sudah terpatri dalam benak agar pakai rem belakang dulu. Nah, untuk sepeda motor tidak bisa sepenuhnya diterapkan. ”Banyak asumsi biker mengerem roda belakang lebih efektif, pemikiran ini yang harus diubah,”

3. Penekanan atau kekuatan rem, biker sendiri yang bisa menentukan. Hal ini dilihat dari kecepatan dan kondisi jalan. Misalnya di jalan basah, alangkah baiknya tidak terlalu ditekan jika mengerem. Itulah sebabnya, jika di jalanan basah atau licin, wajib mengurangi kecepatan agar jika sewaktu-waktu butuh mengerem, tidak ditekan keras karena laju sepeda motor terlalu kencang.