Target hape cerdas berikutnya adalah mobil. Tugasnya, membantu atau memudah kerja pengemudi mengontrol kendaraan. Karena itu pula, perilaku orang bermobil nantinya ikut berubah. Maklum, hape bukan sekadar “remote key” mobil, juga untuk mengetajhui kondisi mobil, berbagai layanan dari produsennya.
Tahun Depan
General Motors (GM), merupakan salah satu produsen yang sangat gencar memanfaatkan hape pintar untuk meningkatkan layanan atau kemudahan pengguna produknya. Minggu lalu, produsen terbesar Amerika Serikat (AS) tersebut mengumumkan, tahun depan mulai menjual mobil yang bisa dikontrol melalui ponsel pintar.
Untuk ini, GM memanfaatkan aplikasi OnStar RemoteLink yang bisa digunakan pada iPhone, ponsel dengan sistem operasi Android dan BlackBerry. Dengan aplikasi tersebut, pintu mobil bisa dibuka atau ditutup melalui ponsel pintar (tidak repot lagi menggunakan kunci).